HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU PASANGAN USIA SUBUR TENTANG INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT DENGAN MINAT UNTUK MELAKUKAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT
Abstract
Kanker serviks merupakan salah satu gangguan reproduksi yang banyak menyerang pada perempuan, saat ini menduduki urutan ke dua dari penyakit kanker yang menyerang perempuan di dunia dan urutan pertama untuk wanita di negara berkembang seperti indonesia. Mayoritas wanita yang di diagnosis kanker serviks biasanya tidak melakukan skrining test atau tidak melakukan tindak lanjut setelah ditemukan adanya hasil yang abnormal, Metode skrining yang digunakan untuk deteksi dini kanker serviks berupa pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA). Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan dan tingkat pengetahuan ibu pasangan usia subur tentang inspeksi visual asam asetat dengan minat untuk melakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di RW 1 Kelurahan Ngijo Gunungpati kota Semarang.
Penelitian ini termasuk kompetensi bidan dalam melaksanakan asuhan Keperawatan pada gangguan sistem reproduksi. Berdasarkan survey pendahulun, didapatkan hasil 8 dari 10 sampel yang tidak mau memeriksakan IVA di RW 1 Kelurahan Ngijo Gunungpati kota Semarang. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Dan termasuk jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 94 orang ibu pasangan usia subur (PUS) berusia 20-35 tahun yang ada di Rw 1 Kelurahan Ngijo Gunungpati kota Semarang dan sampelnya sebanyak 48 ibu PUS. Tekhnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Random sampling (acak sistematik).
Hasil penelitian ini dari semua responden yang berumur 20-35 tahun tingkat pengetahuan responden tentang pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) sebagian besar mempunyai pengetahuan kurang sebesar 30 (62,5) responden, dan sebagian besar responden tidak berminat melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 32 (66,7) responden, berdasarkan dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dan tingkat pengetahuan ibu pasangan usia subur tentang inspeksi visual asam asetat dengan minat untuk melakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di RW 1 Kelurahan Ngijo Gunungpati kota Semarang dengan nilai p-value 0,000 < 0,05.
Saran yang dapat disampaikan kepada masyarakat terutama ibu-ibu usia reproduktif yang sudah menikah ataupun yang belum menikah dan aktif melakukan hubungan seksual diharapkan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman dengan cara mencari informasi-informasi yang berkaitan dengan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA), melalui informasi-informasi baik media maupun tenaga kesehatan, dan rutin untuk melakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) ketenaga kesehatan yang sudah terlatih (bidan, dokter), sehingga angka kematian ibu akibat kanker serviks dapat dicegah


