PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KETRAMPILAN IBU MELAKUKAN PIJAT BAYI DI POSYANDU JATIMEKAR
Keywords:
Pendidikan kesehatan, Ketrampilan Pijat BayiAbstract
Latar belakang pijatan memberi stimulus pada hormone di dalam tubuh, satu substansi yang mengatur fungsi-fungsi seperti nafsu makan, tidur, ingatan dan belajar, pengatur temperature, mood, perilaku, fungsi pembuluh darah, kontraksi otot, pengatur system endokrin (pengatur metabolisme, pertumbuhan, dan pubertas) dan depresi. Pijat bayi juga dapat meningkatkan berat badan bayi, membantu bayi yang tidak bisa tidur dengan nyenyak, kurang nafsu makan, dan kurang bisa konsentrasi.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Ketrampilan Ibu Melakukan Pijat Bayi Di Posyandu Jatimekar
Design penelitian ini adalah penelitian pra eksperiment dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Populasinya yaitu semua ibu bayi dengan jumlah populasi 42 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 33 responden. Uji statistik dengan t-paired.
Hasil penelitian ketrampilan pijat bayi sebelum pendidikan kesehatan menunjukkan mayoritas memiliki pengetahuan kurang yaitu 15 responden (45,5%), sesudah pendidikan kesehatan mayoritas memiliki ketrampilan pijat bayi baik yaitu 16 responden (48,5%). Hasil uji t-paired menunjukkan p value 0,000<0,05 dengan nilai r=0,805 yang artinya kekuatan kolerasi sangat kuat.
Ada pengaruh Pendidikan kesehatan terhadap ketrampilan pijat bayi


