EVALUASI PELAYANAN, PERAWATAN DAN DUKUNGAN HIV/AIDS PADA IBU HAMIL DI KOTA BALIKPAPAN
Keywords:
Antenatal care terpadu, HIV, PPIAAbstract
Prevalensi AIDS di Balikpapan pada tahun 2013 adalah sebesar 23,75%. Persentase penderita HIV/AIDS di DIY berdasarkan golongan usia, yang tertinggi pada usia 25–49 tahun sebanyak 72,60%. Kota Balikpapan merupakan wilayah dengan jumlah ODHA tertinggi di D.I.Balikpapan. Program PPIA (Pencegahan Penularan Ibu ke Anak) dilaksanakan untuk mencegah penularan HIV dari ibu ke anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan PPIA pada ANC oleh bidan di BidanPraktik Mandiri di Kota Balikpapan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan groundedtheory. Penelitian ini dilakukan di BPM di Balikpapan sejak bulan Maret–Juni 2021. Subjek penelitian adalah 5 bidan di Bidan Praktik Mandiri, pasien, bidang koordinator, dan sie Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Balikpapan. Informan utama didapatkan dengan cara teknik snowball sampling. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri pedoman wawancara dan data dikumpulkan dengan cara in depth interview. Analisis data dilakukan dengan content analysis, keabsahan data dengan metode triangulasi sumber. Dari penelitian ini didapatkan bahwa PPIA pada ANC belum dilaksanakan secara maksimal di BPM di Balikpapan. Bidan berperan merujuk ibu hamil untuk mendapatkan ANC terpadu di puskesmas. Konseling dan penawaran tes HIV pada semua ibu hamil dapat menurunkan stigma dan diskriminasi di masyarakat. Pelaksanaan PPIA dapatmelibatkan kader yang ada di wilayah dengan melibatkan semua lapisan masyarakat


